Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Air Cooler Daripada AC

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Air Cooler Daripada AC – Memakai AC (Air Conditioner) di rumah memang memakan listrik yang cukup besar. Nah, bagi anda yang berencana untuk menghemat tagihan listrik, berhenti menggunakan AC menjadi salah satu caranya. Nah, sebagai gantinya anda bisa beralih menggunakan air cooler.

Bagi anda yang tidak tahu, air cooler sendiri hampir sama layaknya kipas angin biasanya. Namun bedanya adalah jika kipas angin hanya menghasilkan angin saja, air cooler menghasilkan udara yang lebih sejuk dan dingin.

Hal ini dikarenakan di bagian belakang air cooler terdapat boks yang berisi air dingin yang dapat membuat udara menjadi lebih sejuk dan dingin ketika air cooler dihidupkan. Sayangnya, dibalik kelebihan air cooler tersebut, juga terdapat beberapa kekurangannya. Sebelum memutuskan untuk membelinya, alangkah baiknya untuk mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan menggunakan air cooler daripada AC.

Baca Juga :


Berikut kelebihan dan kekurangan menggunakan air cooler daripada AC

Lebih hemat listrik

Seperti yang sudah disebutkan tadi, tidak seperti AC yang memiliki kompresor sehingga membutuhkan daya listrik yang lebih besar, Air cooler hanya membutuhkan listrik sekitar 10-15% dari total listrik yang digunakan oleh AC. Sangat berbeda jauh bukan? Tak hanya itu, harga air cooler juga jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga AC.

Perawatan yang mudah

Jika AC harus diservis oleh tenaga ahli setidaknya 2 bulan sekali, perawatan air cooler jauh lebih mudah dan bisa dilakukan sendiri. Anda hanya perlu membersihkan debu yang menempel dan mengganti air dingin di dalam boks saja. Mudah bukan? Selain lebih mudah, anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk perawatan layaknya AC.

Mudah dipindahkan

Tidak seperti AC yang susah dipindahkan dan harus dibongkar dahulu, air cooler dapat dipindahkan dengan mudah kemana saja jika dibutuhkan.

Udara menjadi lembap

Salah satu kekurangan dari air cooler adalah dapat membuat ruangan menjadi lembap. Hal ini dikarenakan air cooler menghasilkan uap air sehingga udara dapat berubah menjadi lembap apalagi jika digunakan pada ruangan yang tertutup. Sebaiknya hindari penggunaan air cooler pada ruangan tertutup agar tidak memunculkan bakteri atau jamur dalam ruangan.

Kurang sejuk jika dibandingkan dengan AC

Kekurangan utama air cooler dibandingkan dengan AC adalah udara yang dihasilkan air cooler kalah sejuk jika dibandingkan dengan AC. Tak hanya itu, air cooler hanya dapat menyejukkan ruangan dalam jarak tertentu saja. Anda bahkan tidak dapat mengatur suhu air cooler. Air cooler juga tidak dilengkapi dengan penyaring udara layaknya AC sehingga bisa menghasilkan udara yang kotor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *