Begini Cara Keren Cicil Apartemen Bagi Generasi Milenial

Begini Cara Keren Cicil Apartemen Bagi Generasi Milenial – Generasi milenial kini semakin susah untuk membeli rumah mengingat harganya yang terus naik setiap tahunnya. Bahkan tanah di kota-kota besar kini semakin sulit ditemukan. Sebab itu, kini banyak generasi milenial yang lebih memilih untuk tinggal di apartemen karena lokasinya yang strategis serta lebih mudah dijangkau oleh para kaum milenial.

Tak hanya itu, tinggal di apartemen juga memiliki sisi positif tersendiri seperti lebih terlihat keren dan fasilitas serba lengkap yang disediakan oleh pihak apartemen. Namun jika anda masih tidak mampu untuk membeli apartemen, gunakan saja KPA (Kredit Kepemilikian Apartemen).

Perlu diakui bahwa memilih KPA tidaklah sesulit yang dibayangkan. Namun anda tetap harus teliti karena sedikit kesalahan saja bisa saja keuangan anda yang akan terkena dampaknya. Dalam KPA, selisih bunga 0,1% saja dapat menjadi puluhan juta rupiah loh!

Namun jangan khawatir, jika anda benar-benar memiliki rencana untuk tinggal di apartemen, yuk simak cara keren cicil apartemen bagi generasi milenial berikut ini.

Baca Juga : Begini Tips Dekorasi Kamar Tidur Dengan Nuansa Pantai

Begini Cara Keren Cicil Apartemen Bagi Generasi Milenial

1. Hitung dana yang dibutuhkan

Caranya adalah hitunglah harga apartemen yang akan dibeli kemudian dikurangi dengan uang DP. Harga tersebutlah yang akan menjadi pokok pinjaman anda.

2. Hitung total tabungan dan harta lain yang anda miliki

Total tabungan dan harta anda juga harus dihitung. Susun harta anda sesuai dengan likuiditasnya (mudah tidaknya dicairkan menjadi uang). Emas, berlian, perhiasan ataupun kendaraan juga termasuk kedalam harta yang bersifat likuid. Sedangkan rumah dan tanah memerlukan waktu yang lama untuk dapat dicairkan menjadi bentuk uang.

3. Bandingkan total aset yang dimiliki dengan harga apartemen

Hal ini bertujuan agar anda mengetahui besarnya perbandingan aset anda saat sesudah dan sebelum membeli apartemen

4. Kumpulkan data riil pendapatan anda

Susunlah data keuangan anda mulai dari pendapatan utama anda hingga pendapatan sampingan. Hitung juga pendapatan lain dari yang bersifat rutin hingga yang bersifat insidental. Jika anda sudah menikah, jangan lupa pula untuk mendata pendapatan gabungan anda dan pasangan. Tidak perlu di mark-up terlalu besar, namun pastikan juga untuk tidak markdown terlalu besar juga.

5. Kumpulkan data riil pengeluaran anda

Tak hanya pendapatan, pengeluaran anda juga harus disusun. Pengeluaran baik itu bersifat rutin hingga pengeluaran insidental dan  tahunan harus didata. Cantumkan juga pengeluaran yang tak terduga seperti rencana anda dalam 10 hingga 15 tahun kedepan atau sesuai dengan durasi cicilan apartemen anda.

6. Cari informasi bank

Carilah informasi mengenai bank-bank yang memiliki program KPA. Pilihlah dengan bijak dan carilah bank dengan penawaran terbaik.

7. Buat perbandingan antar bank

Jangan gegabah dalam memilih bank yang akan diajukan KPA. Bandingkan suku bunga, persyaratan, penalti, hingga biaya-biaya lain dan fasilitas yang ditawarkan dari setiap bank.

8. Kedekatan dengan bank

Apabila anda pernah mengajukan pinjaman ataupun cicilan terhadap suatu bank dan tidak bermasalah selama masa pembayaran, besar kemungkinan bank tersebut akan menerima pengajuan KPA anda tanpa melakukan survey lagi.

9. Pilih notaris bereputasi baik

Biasanya pihak bank sudah memiliki notaris sendiri. Namun anda bisa mencoba menanyakan kepada pihak bank apakah bisa menggunakan notaris yang biasa anda gunakan.

10. Persiapkan dokumen

Sebelum mengajukan KPA, pastikan semua dokumen sudah dipersiapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *